Webinar: Peluang dan Tantangan Untuk Membangun Ekonomi Sirkular di Industri Fashion

Diperbarui: 21 Des 2021


Industri fashion global menghasilkan sekitar 92 juta ton sampah setiap tahun. Bagaimana kita, sebagai konsumen, bisa membantu mengatasi masalah ini? Ketertarikan Ocean Plastic Prevention Accelerator (OPPA) untuk mendalami perkembangan fashion berkelanjutan di Indonesia membawa kami bekerja sama dengan Torajamelo, Asia Pacific Rayon, Setali Indonesia, dan Wardrobe & Storie, menyelenggarakan webinar Peluang dan Tantangan Untuk Membangun Ekonomi Sirkular di Industri Fashion pada 14 Desember 2021. Acara tersebut dihadiri oleh 91 peserta.



Susan Johanna Slabert dari Asia Pacific Rayon menjelaskan tentang produksi viscose rayon mereka, dan bagaimana rayon tersebut dapat terurai dalam waktu 21 hari. Indita Karina dari Setali Indonesia berbagi tentang inisiatif upcycling mereka: bagaimana mereka dapat memperpanjang umur pakaian melalui pembuatan barang-barang daur ulang, penjualan barang bekas, modifikasi pakaian, dan workshop. Sylvia Santosa dari Wardrobe & Storie berbicara tentang penggunaan cotton organik, kain sisa, dan serpihan botol PET yang di daur ulang. Apresiasi khusus kami berikan kepada co-host webinar Torajamelo, sebuah perusahaan sosial yang bekerja dengan 10 komunitas tenun di Sulawesi dan NTT, yang menghasilkan produk ethical fashion. Baik bagi produsen maupun konsumen, inisiatif-inisiatif tersebut merupakan bagian dari tanggapan masyarakat Indonesia terhadap industri fashion yang lebih sirkular.


Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Torajamelo, ketiga pembicara, dan peserta yang telah berpartisipasi dalam webinar ini. Kami menantikan lebih banyak inisiatif untuk masa depan yang berkelanjutan di industri fashion Indonesia!



7 tampilan0 komentar

Postingan Terakhir

Lihat Semua
OPPA Final Logo-02.png